ASCII (American Standard Code for Information Interchange)
Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
Jika ingin melihat secara detail dengan Tabel Karakter ASCII bisa lihat di sini
Buat New DWORD baru (dengan meng-klik kanan) beri nama : AutoShareServer dan isi value datanya dengan: 0 (nol)
Tambahkan juga DWORD baru : AutoShareWKS dan isi value datanya dengan : 0 (nol)
Restart komputer dan lihat di computer management.
Alerter : Disabled
Berfungsi untuk memberikan peringatan administratif kepada para pengguna di jaringan. Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke Disabled secara default.
Application Layer Gateway Service : Manual
Sebelum instalasi Service Pack 2, layanan ini dibutuhkan oleh Windows Firewall/Internet Connection Sharing . Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini tidak lagi dibutuhkan.
Automatic Updates : Disabled
Berfungsi untuk men-download patch/update terbaru yang tersedia untuk Windows XP. Manual updates lewat Windows Update Version 5 membutuhkan beberapa layanan ini aktif seperti: Automatic Updates, Cryptographic Services, Background Intelligent Transfer Service, dan Event Log.
Background Intelligent Transfer Service : Disabled
Layanan ini dibutuhkan oleh Automatic Updates dan beberapa program seperti MSN Explorer, Windows Messenger, Windows Media Player (Online Music Shopping - untuk men-download lagu yang dibeli)
ClipBook : Disabled
Menyimpan informasi sementara dari tindakan cut /paste. Layanan ini membutuhkan konsumsi memory sebesar 1.3 MB.
COM+ Event System : Manual
Layanan ini dibutuhkan oleh System Event Notification. Bagi pengguna BootVis, juga membutuhkan Task Scheduler dan COM+ Event System berjalan untuk mengaktifkan fungsi "optimize system" . Windows Media Player kadangkala membutuhkan layanan ini supaya beberapa fiturnya bisa berjalan.
COM+ System Application : Manual
Layanan ini dibutuhkan oleh System Event Notification.
Safe Setting: Manual
Computer Browser : Disabled
Berfungsi untuk meng-update daftar komputer dalam sebuah jaringan. Tidak dibutuhkan untuk komputer yang bersifat standalone. Faktanya, walaupun layanan ini dimatikan, pengguna masih bisa browsing di jaringan.
Cryptographic Services : Automatic
Mengkonfirmasi signatures dari file-file Windows, jika dinon-aktifkan, sebuah kotak dialog akan muncul untuk memberikan peringatan tentang drivers yang belum disertifikasi. Layanan ini dibutuhkan oleh Windows Update untuk berfungsi secara manual maupun otomatis dan layanan ini membutuhkan instalasi Service Pack 1 and 2dan DirectX 9.0. Windows Media Player membutuhkan layanan ini untuk beberapa fiturnya supaya bisa berfungsi dengan baik. Layanan ini mengkonsumsi sekitar 1.9 MB dari memory yang tersedia.
DHCP Client : Automatic
Berfungsi secara otomatis untuk menerima alamat IP yang dinamis dari DHCP server dan update DNS. Dibutuhkan oleh ICS jika menjalankan service IPSEC, tidak dibutuhkan oleh komputer yang bersifat standalone atau komputer yang memiliki alamat IP yang statis.Sebagian besar ISP DSL/Kabel menggunakan DHCP untuk menyediakan koneksi internetnya.
Distributed Link Tracking Client : Manual
Berfungsi untuk meng-update link dari beberapa file NTFS dalam komputer di sebuah jaringan atau domain. Contohnya: Sebuah file dikomputer A, kemudian dibuatkan sebuah shortcut di komputer B yang mengarah ke file tersebut, jika file ini dipindahkan ke lokasi lainnya di komputer A, service ini akan memberitahukan ke komputer B bahwa file tersebut telah dipindah, dan segera meng-update lokasi barunya. Layanan ini mengkonsumsi memory sebesar 3.5 MB sampai dengan 4 MB dalam keadaan idle.
Distributed Transaction Coordinator : Manual
DNS Client : Automatic
Error Reporting Service : Disabled
Mengirimkan pesan error kepada Microsoft saat sebuah aplikasi crash.
Event Log : Automatic
Fast User Switching Compatibility : Manual
Hanya dibutuhkan untuk pergantian user account pada sebuah aplikasi yang membutuhkan account tertentu untuk bisa berjalan tanpa harus menutup aplikasi tersebut terlebih dahulu. Tidak bermanfaat untuk sebuah komputer yang cuma memiliki satu user account saja.
IMAPI CD-Burning COM Service : Automatic
Fungsi dari layanan ini untuk memanfaatkan fitur membakar CD hanya dengan 'drag and drop'. Jika memiliki program pembakar CD alternative, layanan ini tidak berguna banyak. Layanan ini mengkonsumsi memory sebanyak 1.6 MB dalam keadaan idle.
Indexing Service : Disabled
Berfungsi untuk mengindeks file-file dalam harddisk. Mengkonsumsi memory sebesar 500K sampai dengan 2 MB dalam keadaan idle, belum termasuk konsumsi memory dan CPU saat mulai meng-indeks harddisk.
Internet Connection Firewall (ICF) and Internet Connection Sharing (ICS)
Layanan ini berganti nama menjadi Windows Firewall/Internet Connection Sharing setelah instalasi Service Pack 2.
IPSEC Services : Automatic
Dibutuhkan oleh beberapa domain dan koneksi lewat VPN.
Logical Disk Manager : Manual
Logical Disk Manager Administrative Service : Manual
Messenger : Disabled
Berfungsi untuk menyediakan kemampuan mengirim pesan antara komputer klien dan server dalam sebuah jaringan. Layanan ini tidak memiliki kaitan dengan program MSN Messenger dan "WinPopUp." Untuk mengetes aktif tidaknya layanan ini buka command prompt, (run:cmd.exe) ketik: net send 127.0.0.1 hi jika muncul pop-up berisikan pesan "hi" , non-aktifkan layanan ini. Jika yang muncul adalah pesan sebagai berikut: "The message alias could not be found on the network," layanan ini tidak aktif. Layanan Messenger ini menggunakan port UDP 135, 137, dan 138. Port TCP 135, 139, dan 445.
MS Software Shadow Copy Provider : Manual
Microsoft Backup menggunakan layanan ini. Beberapa program 'ghost' atau 'imaging' milik pihak ketiga mungkin membutuhkan layanan ini aktif.
Net Logon : Disabled
Berfungsi untuk masuk ke sebuah Domain Controller. Layanan ini tidak dibutuhkan dalam komputer tanpa jaringan. Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Automatic ke Manual secara default di Windows XP Pro.
NetMeeting Remote Desktop Sharing : Disabled
Berfungsi untuk mengizinkan seorang user untuk mengakses komputer menggunakan program NetMeeting.
Network Connections : Manual
Dibutuhkan untuk mengatur koneksi jaringan. Non-aktifkan untuk komputer tanpa jaringan. Bila layanan ini dinon-aktifkan, ikon koneksi jaringan tidak akan keliatan lagi, begitu pula dengan ikon modem.
Network DDE : Disabled
Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke Disabled secara default. Pengecualian jika layanan ClipBook diaktifkan, non-aktifkan saja. Layanan ini mengkonsumsi memory sebesar 1.5 MB dalam keadaan idle.
Network DDE DSDM : Disabled
Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke Disabled secara default. Pengecualian jika layanan ClipBook diaktifkan, non-aktifkan saja.
Network Location Awareness (NLA) : Disabled
Sebelum instalasi Service Pack 2, layanan ini dibutuhkan oleh Windows Firewall/Internet Connection Sharing (khusus server). Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini tidak lagi dibutuhkan.
Network Provisioning Service : Disabled
Layanan ini digunakan oleh sebuah domain controller dan konfigurasi file XML. Tidak dibutuhkan oleh jaringan kecil dan jaringan rumah.
NT LM Security Support Provider : Manual
Mengatur keamanan informasi sistem lokal pada sebuah komputer. Layanan ini dibutuhkan jika menjalankan Message Queuing atau Telnet server.
Performance Logs and Alerts : Disabled
Mengumpulkan data performa dalam sebuah jadwal dan mengirimkan informasi tersebut ke sebuah log atau menyalakan sebuah peringatan.
Plug and Play : Automatic
Layanan ini merupakan jantungnya dilingkungan Plug and Play. UpnP bukanlahPnP. UPnP adalah konektivitas lewat TCP/IP ke sebuah device, seperti scanner atau printer. Soundcard merupakan PnP. Jangan matikan layanan Plug and Play ini.
Portable Media Serial Number
Layanan ini berganti nama menjadi Portable Media Serial Number Service setelah instalasi Service Pack 2.
Portable Media Serial Number Service : Disabled
Menerima nomer serial dari pemutar musik portabel yang terhubung ke komputer. Dibutuhkan jika file-file musik dalam pemutar musik tersebut memiliki Copy Protection ala Microsoft DRM. Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Automatic ke Manual secara default.
Print Spooler : Automatic
Layanan ini dibutuhkan jika memiliki printer, walaupun itu printer jaringan. Mengkonsumsi memory sebesar 3.8 MB.
Protected Storage : Automatic
Mengizinkan penyimpanan password lokal atau informasi situs (AutoComplete). Secara default, layanan ini diset Automatic.
QoS RSVP : Disabled
Menyediakan pengaturan lalulintas jaringan mengunakan IPSEC dan aplikasi yang mendukung QoS. QoS Packet Driver terinstal secara default disetiap koneksi TCP/IP. Tidak dibutuhkan untuk jaringan yang memiliki kecepatan tinggi.
Remote Access Auto Connection Manager : Manual
Layanan ini dibutuhkan untuk koneksi ke internet.
Remote Access Connection Manager : Manual
Menciptakan koneksi jaringan. Layanan ini dibutuhkan jika menggunakan Windows Firewall/Internet Connection Sharing.
Remote Desktop Help Session Manager : Disabled
Mengatur dan mengontrol Remote Assistance. Mengkonsumsi memory sebesar 3.4 MB hingga 4 MB dalam keadaan idle.
Remote Procedure Call (RPC) : Automatic
Layanan ini fungsinya sangat vital. Pada dasarnya, semua layanan windows membutuhkan layanan ini aktif agar berfungsi dengan baik. Sebelumnya, jika layanan ini dinon-aktifkan pada Windows 2000, komputer tidak lagi bisa booting.
Remote Procedure Call (RPC) Locator : Manual
Remote Registry Service : Disabled
Layanan ini tidak tersedia di Windows XP Home. Layanan ini termasuk dalam kategory layanan yang tidak diperlukan.
Removable Storage : Manual
Routing and Remote Access : Disabled
Secondary Logon : Disabled
Sebagai contoh fungsi dari layanan ini: klik kanan pada sebuah file, klik pilihan 'Run As' pada menu. Jika layanan ini dinon-aktifkan, pilihan menu tersebut tidak akan tersedia.
Security Accounts Manager : Automatic
Seperti fungsi Protected Storage, layanan ini menyimpan profil dan informasi keamanan untuk user lokal. Layanan ini sangat dibutuhkan oleh IIS Admin. Group Policy Editor (gpedit.msc) juga membutuhkan layanan ini untuk berfungsi dengan baik.
Security Center : Disabled
Layanan ini memantau keadaan layanan seperti Automatic Updates, Windows Firewall dan software antivirus. Untuk menon-aktifkan layanan ini saja tidaklah cukup. Setelah restart, layanan ini akan kembali aktif secara otomatis. Dalam keadaan aktif klik Start > Control Panel > Security Center kemudian pilih link di sebelah kiri bertuliskan "Change the way Security Center alerts me." dalam sebuah kotak dialog, hilangkan tanda check pada Firewall, Automatic Update and Virus Protection. Setelah selesai, non-aktifkan layanan ini, dan layanan ini tidak akan aktif kembali setelah restart.