Selamat Datang Jgn Lupa Comment Terimakasih Kunjungannya

Sabtu, Juli 9

Terobosan Baru Chip Memori IBM


Phase Change Memory (PCM) merupakan salah satu teknologi chip memory yang lebih cepat, lebih kecil dan sepertinya ditakdirkan untuk menggantikan flash yang sekarang marak digunakan. IBM berhasil membuat terobosan PCM dengan transfer data sangat cepat, bahkan 100 kali lebih cepat dibanding memori flash.
Para ilmuwan IBM di Zurich menghadirkan terobosan baru pada chip PCM mereka, sekaligus berhasil memecahkan dua masalah utama pada arsitektur. PCM bekerja menggunakan tembaga khusus yang dapat mengubah keadaan fisik, antara resistansi rendah hingga resistansi tinggi pada fase amorf dengan memanfaatkan tegangan listrik.
Saat resistansi meningkat, chip dapat menyimpan data dalam multiple bit, bukan hanya satu bit seperti pada flash. Kemudian dikombinasikan dengan 10 mikrodetik dari write latency membuat PCM memiliki kemampuan 100 kali lebih tinggi dari flash.
Namun, mengubah beberapa bagian chip kedalam fase amorf menimbulkan masalah, munculnya peningkatan resistensi yang terjadi secara terus menerus, yang akhirnya akan mengarah pada kesalahan baca. Dalam mengatasi masalah tesebut, IBM mengembangkan teknik modulasi coding canggih atau suatu software untuk mencegah terjadinya kesalahan.
Untuk sementara, teknologi penyimpanan data masa depan ini kemungkinan tidak terdapat di komputer maupun smartphone, serta baru akan digunakan untuk pada server pada tahun 2016. (fahrur)

Sabtu, Juni 25

ASCII

ASCII (American Standard Code for Information Interchange)

Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.

Jika ingin melihat secara detail dengan Tabel Karakter ASCII bisa lihat di sini
 

KUMPULAN REGISTRY


Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Ikon Shortcut
HKEY_CLASSES_ROOT/Inkfile
HKEY_CLASSES_ROOT/piffile
Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.
Mempercepat Proses Tampilan Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda MenuShowDelay dan ganti angka defaultnya menjadi angka 1 pada Value Data.
Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengatur Ukuran Ikon Di Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.
Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.
Menonaktifkan Passport Balloon Reminder
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MessengerService
Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.
Klik ganda PassportBalloon dan masukkan input 0a 00 00 00 pada Value Data.
Menonaktifkan Fungsi Recent Files Pada Media Player
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Preferences
Buat sebuah Binary Value baru jika belum ada, dan beri nama AddToMRU.
Klik ganda AddToMRU dan masukkan angka 00 pada Value Data.
Menonaktifkan Windows XP Tour
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Applets/Tour
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama RunCount.
Klik ganda RunCount dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Membuat Desktop Lebih Stabil
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.
Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menghilangkan Info Tip Pada Ikon Folders Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada FolderContentsInfoTip dengan angka 0.
Mengembalikan Fungsi Search Kedalam Tampilan Lama
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CabinetState
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama UseSearchAsst.
Klik ganda UseSearchAsst dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks.
Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Membersihkan Sampah Uninstall
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall
Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall.
Restart dgn Cepat
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon
Tambahkan string value "EnableQuickReboot"
Mempercepat Proses Shutdown Windows XP
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control
Klik ganda WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.
Men-stop default share service pada WinXP
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Services/LanManServer/Parameters
Buat New DWORD baru (dengan meng-klik kanan) beri nama : AutoShareServer dan isi value datanya dengan: 0 (nol)
Tambahkan juga DWORD baru : AutoShareWKS dan isi value datanya dengan : 0 (nol)
Restart komputer dan lihat di computer management.
Alerter : Disabled
Berfungsi untuk memberikan peringatan administratif kepada para pengguna di jaringan. Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke Disabled secara default.

Application Layer Gateway Service : Manual
Sebelum instalasi Service Pack 2, layanan ini dibutuhkan oleh Windows Firewall/Internet Connection Sharing . Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini tidak lagi dibutuhkan.

Automatic Updates : Disabled
Berfungsi untuk men-download patch/update terbaru yang tersedia untuk Windows XP. Manual updates lewat Windows Update Version 5 membutuhkan beberapa layanan ini aktif seperti: Automatic Updates, Cryptographic Services, Background Intelligent Transfer Service, dan Event Log.

Background Intelligent Transfer Service : Disabled
Layanan ini dibutuhkan oleh Automatic Updates dan beberapa program seperti MSN Explorer, Windows Messenger, Windows Media Player (Online Music Shopping - untuk men-download lagu yang dibeli)

ClipBook : Disabled
Menyimpan informasi sementara dari tindakan cut /paste. Layanan ini membutuhkan konsumsi memory sebesar 1.3 MB.

COM+ Event System : Manual
Layanan ini dibutuhkan oleh System Event Notification. Bagi pengguna BootVis, juga membutuhkan Task Scheduler dan COM+ Event System berjalan untuk mengaktifkan fungsi "optimize system" . Windows Media Player kadangkala membutuhkan layanan ini supaya beberapa fiturnya bisa berjalan.

COM+ System Application : Manual
Layanan ini dibutuhkan oleh System Event Notification.
Safe Setting: Manual

Computer Browser : Disabled
Berfungsi untuk meng-update daftar komputer dalam sebuah jaringan. Tidak dibutuhkan untuk komputer yang bersifat standalone. Faktanya, walaupun layanan ini dimatikan, pengguna masih bisa browsing di jaringan.

Cryptographic Services : Automatic
Mengkonfirmasi signatures dari file-file Windows, jika dinon-aktifkan, sebuah kotak dialog akan muncul untuk memberikan peringatan tentang drivers yang belum disertifikasi. Layanan ini dibutuhkan oleh Windows Update untuk berfungsi secara manual maupun otomatis dan layanan ini membutuhkan instalasi Service Pack 1 and 2dan DirectX 9.0. Windows Media Player membutuhkan layanan ini untuk beberapa fiturnya supaya bisa berfungsi dengan baik. Layanan ini mengkonsumsi sekitar 1.9 MB dari memory yang tersedia.

DHCP Client : Automatic
Berfungsi secara otomatis untuk menerima alamat IP yang dinamis dari DHCP server dan update DNS. Dibutuhkan oleh ICS jika menjalankan service IPSEC, tidak dibutuhkan oleh komputer yang bersifat standalone atau komputer yang memiliki alamat IP yang statis.Sebagian besar ISP DSL/Kabel menggunakan DHCP untuk menyediakan koneksi internetnya.

Distributed Link Tracking Client : Manual
Berfungsi untuk meng-update link dari beberapa file NTFS dalam komputer di sebuah jaringan atau domain. Contohnya: Sebuah file dikomputer A, kemudian dibuatkan sebuah shortcut di komputer B yang mengarah ke file tersebut, jika file ini dipindahkan ke lokasi lainnya di komputer A, service ini akan memberitahukan ke komputer B bahwa file tersebut telah dipindah, dan segera meng-update lokasi barunya. Layanan ini mengkonsumsi memory sebesar 3.5 MB sampai dengan 4 MB dalam keadaan idle.

Distributed Transaction Coordinator : Manual

DNS Client : Automatic

Error Reporting Service : Disabled
Mengirimkan pesan error kepada Microsoft saat sebuah aplikasi crash.

Event Log : Automatic

Fast User Switching Compatibility : Manual
Hanya dibutuhkan untuk pergantian user account pada sebuah aplikasi yang membutuhkan account tertentu untuk bisa berjalan tanpa harus menutup aplikasi tersebut terlebih dahulu. Tidak bermanfaat untuk sebuah komputer yang cuma memiliki satu user account saja.

IMAPI CD-Burning COM Service : Automatic
Fungsi dari layanan ini untuk memanfaatkan fitur membakar CD hanya dengan 'drag and drop'. Jika memiliki program pembakar CD alternative, layanan ini tidak berguna banyak. Layanan ini mengkonsumsi memory sebanyak 1.6 MB dalam keadaan idle.

Indexing Service : Disabled
Berfungsi untuk mengindeks file-file dalam harddisk. Mengkonsumsi memory sebesar 500K sampai dengan 2 MB dalam keadaan idle, belum termasuk konsumsi memory dan CPU saat mulai meng-indeks harddisk.

Internet Connection Firewall (ICF) and Internet Connection Sharing (ICS)
Layanan ini berganti nama menjadi Windows Firewall/Internet Connection Sharing setelah instalasi Service Pack 2.

IPSEC Services : Automatic
Dibutuhkan oleh beberapa domain dan koneksi lewat VPN.

Logical Disk Manager : Manual

Logical Disk Manager Administrative Service : Manual

Messenger : Disabled
Berfungsi untuk menyediakan kemampuan mengirim pesan antara komputer klien dan server dalam sebuah jaringan. Layanan ini tidak memiliki kaitan dengan program MSN Messenger dan "WinPopUp." Untuk mengetes aktif tidaknya layanan ini buka command prompt, (run:cmd.exe) ketik: net send 127.0.0.1 hi jika muncul pop-up berisikan pesan "hi" , non-aktifkan layanan ini. Jika yang muncul adalah pesan sebagai berikut: "The message alias could not be found on the network," layanan ini tidak aktif. Layanan Messenger ini menggunakan port UDP 135, 137, dan 138. Port TCP 135, 139, dan 445.

MS Software Shadow Copy Provider : Manual
Microsoft Backup menggunakan layanan ini. Beberapa program 'ghost' atau 'imaging' milik pihak ketiga mungkin membutuhkan layanan ini aktif.

Net Logon : Disabled
Berfungsi untuk masuk ke sebuah Domain Controller. Layanan ini tidak dibutuhkan dalam komputer tanpa jaringan. Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Automatic ke Manual secara default di Windows XP Pro.

NetMeeting Remote Desktop Sharing : Disabled
Berfungsi untuk mengizinkan seorang user untuk mengakses komputer menggunakan program NetMeeting.

Network Connections : Manual
Dibutuhkan untuk mengatur koneksi jaringan. Non-aktifkan untuk komputer tanpa jaringan. Bila layanan ini dinon-aktifkan, ikon koneksi jaringan tidak akan keliatan lagi, begitu pula dengan ikon modem.

Network DDE : Disabled
Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke Disabled secara default. Pengecualian jika layanan ClipBook diaktifkan, non-aktifkan saja. Layanan ini mengkonsumsi memory sebesar 1.5 MB dalam keadaan idle.

Network DDE DSDM : Disabled
Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke Disabled secara default. Pengecualian jika layanan ClipBook diaktifkan, non-aktifkan saja.

Network Location Awareness (NLA) : Disabled
Sebelum instalasi Service Pack 2, layanan ini dibutuhkan oleh Windows Firewall/Internet Connection Sharing (khusus server). Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini tidak lagi dibutuhkan.

Network Provisioning Service : Disabled
Layanan ini digunakan oleh sebuah domain controller dan konfigurasi file XML. Tidak dibutuhkan oleh jaringan kecil dan jaringan rumah.

NT LM Security Support Provider : Manual
Mengatur keamanan informasi sistem lokal pada sebuah komputer. Layanan ini dibutuhkan jika menjalankan Message Queuing atau Telnet server.

Performance Logs and Alerts : Disabled
Mengumpulkan data performa dalam sebuah jadwal dan mengirimkan informasi tersebut ke sebuah log atau menyalakan sebuah peringatan.

Plug and Play : Automatic
Layanan ini merupakan jantungnya dilingkungan Plug and Play. UpnP bukanlahPnP. UPnP adalah konektivitas lewat TCP/IP ke sebuah device, seperti scanner atau printer. Soundcard merupakan PnP. Jangan matikan layanan Plug and Play ini.

Portable Media Serial Number
Layanan ini berganti nama menjadi Portable Media Serial Number Service setelah instalasi Service Pack 2.

Portable Media Serial Number Service : Disabled
Menerima nomer serial dari pemutar musik portabel yang terhubung ke komputer. Dibutuhkan jika file-file musik dalam pemutar musik tersebut memiliki Copy Protection ala Microsoft DRM. Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Automatic ke Manual secara default.

Print Spooler : Automatic
Layanan ini dibutuhkan jika memiliki printer, walaupun itu printer jaringan. Mengkonsumsi memory sebesar 3.8 MB.

Protected Storage : Automatic
Mengizinkan penyimpanan password lokal atau informasi situs (AutoComplete). Secara default, layanan ini diset Automatic.

QoS RSVP : Disabled
Menyediakan pengaturan lalulintas jaringan mengunakan IPSEC dan aplikasi yang mendukung QoS. QoS Packet Driver terinstal secara default disetiap koneksi TCP/IP. Tidak dibutuhkan untuk jaringan yang memiliki kecepatan tinggi.

Remote Access Auto Connection Manager : Manual
Layanan ini dibutuhkan untuk koneksi ke internet.

Remote Access Connection Manager : Manual
Menciptakan koneksi jaringan. Layanan ini dibutuhkan jika menggunakan Windows Firewall/Internet Connection Sharing.

Remote Desktop Help Session Manager : Disabled
Mengatur dan mengontrol Remote Assistance. Mengkonsumsi memory sebesar 3.4 MB hingga 4 MB dalam keadaan idle.

Remote Procedure Call (RPC) : Automatic
Layanan ini fungsinya sangat vital. Pada dasarnya, semua layanan windows membutuhkan layanan ini aktif agar berfungsi dengan baik. Sebelumnya, jika layanan ini dinon-aktifkan pada Windows 2000, komputer tidak lagi bisa booting.

Remote Procedure Call (RPC) Locator : Manual

Remote Registry Service : Disabled
Layanan ini tidak tersedia di Windows XP Home. Layanan ini termasuk dalam kategory layanan yang tidak diperlukan.

Removable Storage : Manual

Routing and Remote Access : Disabled

Secondary Logon : Disabled
Sebagai contoh fungsi dari layanan ini: klik kanan pada sebuah file, klik pilihan 'Run As' pada menu. Jika layanan ini dinon-aktifkan, pilihan menu tersebut tidak akan tersedia.

Security Accounts Manager : Automatic
Seperti fungsi Protected Storage, layanan ini menyimpan profil dan informasi keamanan untuk user lokal. Layanan ini sangat dibutuhkan oleh IIS Admin. Group Policy Editor (gpedit.msc) juga membutuhkan layanan ini untuk berfungsi dengan baik.

Security Center : Disabled
Layanan ini memantau keadaan layanan seperti Automatic Updates, Windows Firewall dan software antivirus. Untuk menon-aktifkan layanan ini saja tidaklah cukup. Setelah restart, layanan ini akan kembali aktif secara otomatis. Dalam keadaan aktif klik Start > Control Panel > Security Center kemudian pilih link di sebelah kiri bertuliskan "Change the way Security Center alerts me." dalam sebuah kotak dialog, hilangkan tanda check pada Firewall, Automatic Update and Virus Protection. Setelah selesai, non-aktifkan layanan ini, dan layanan ini tidak akan aktif kembali setelah restart.

Minggu, Januari 24

Tips Auto Translate di Google Chrome

anda sering mencari informasi di internet dan mendapati informasi tersebut di website atau blog dengan bahasa yang tidak anda mengerti?? Hal yang bisa anda lakukan andalah dengan mengcopy teks tersebut dan mentranslatenya dengan google translate.

Namun hal itu cukup membuang waktu anda. Untuk lebih menghemat waktu anda maka pada posting kali ini saya bagikan tips auto translate di google chrome sehingga anda tidak perlu melakukannya secara manual. Ini akan mempermudah anda dan menghemat waktu browsing anda.

Hal yang perlu anda lakukan andalah dengan menginstall salah satu add on google auto translate untuk browser google chrome. Untuk melakukannya, berikut ini saya berikan langkah – langkahnya :

1. Klik link ini dengan browser google chrome anda

2. Klik install

3. Setelah terinstall, akan muncul notifikasi bahwa auto translate telah terinstal, namun tidak ada tombol auto translate di toolbar.

4. Untuk melakukan pengaturan, klik customize -> extension

5. Klik option

6. lakukan pengaturan berdasarkan menu yang ada. “from” adalah bahasa situs asal, bisa anda tetapkan isinya atau anda pilih auto detect, “first” adalah bahasa tujuan yang ingin anda translate, “second” adalah bahasa tujuan yang ingin anda translate jika bahasa situs asal “from” sama dengan bahasa yang anda setting di “first”.

7. Isi additional configuration sesuai kebutuhan

8. Klik save

9. anda juga bisa membuat profile konfigurasi sendiri dengan tombol hot keys yang bisa anda atur sendiri dengan klik menu “new” di setting tab

setelah terinstall, maka anda bisa mencoba fitur baru tersebut. Silahkan buka salah satu situs dengan bahasa tertentu, kemudian tekan hotkeys bersamaan dengan melakukan blocking teks yang ingin anda translate. Dan taraaaam…hasil translate akan muncul secara langsung tanpa harus anda copy dan paste di google translate.

Semua bisa anda translate dengan cepat dan instan. Sangat praktis dan menghemat waktu browsing anda serta mempermudah anda dalam mencari informasi di internet dari seluruh dunia.

Selamat mencoba :)

Sabtu, Januari 23

Shutdown Command

Shutdown Command

shutdowncommand Shutdown Command ¤ astaga.com lifestyle on the net

Software berlisensi freeware yang dapat mematikan komputer atau menghidupkan komputer dalam jaringan bernama Shutdown Command, Software Shutdown Command ini berjalan di sistem operasi windows, bisa Windows 98/ME/2000/XP atau juga windows Vista.

Yang dapat dilakukan oleh Shutdown Command ini di antaranya men shutdown, mematikan power komputer, me reboot ulang komputer, atau me log off komputer dalam jaringan LAN berdasarkan waktu penjadwalan yang telah di tentukan oleh anda sebagai admin .

Untuk menggunakan dari software Shutdown Command ini cukup mudah, pertama tama anda memasukkan alamat IP atau nama komputer tujuan yang akan di kendalikan dengan cara mengklik tombol ADD. Semakin banyak komputer dalam jaringan yang ingin anda kendalikan dengan software Shutdown Command ini maka semakin banyak anda mengetik alamat IP/ nama komputer dan menekan tombol ADD hehehe :D .

Setelah anda memasukkan alamat IP atau nama komputer tujuan, anda tinggal melakukan settingan bagaimana cara melakukan proses mematikan komputer, apakah dengan cara menshutdown, me restart ulang komputer client atau juga me log off kan komputer client.

Fasilitas lain yang ada pada Shutdown Command ini adalah

- Proses mematikan komputer client dapat di berikan waktu luang dalam hitungan detik, secara default 30 detik.

- Anda dapat memberikan komentar atau pesan singkat pada orang yang menggunakan komputer client, jika komputer akan di matikan, dan maksimal penulisan pesan itu sebanyak 127 karakter

- Jika anda ingin membatalkan proses shutdown komputer client, anda bisa lakukan meskipun software Shutdown Command sedang berjalan melakukan tugasnya :D

- Shutdown Command dapat melakukan proses penjadwalan secara otomatis kapan komputer client akan di matikan atau di booting ulang.

Anda jika tertarik untuk mencoba dari software Shutdown Command ini, langsung saja sedot file installernya disitus bawah ini

http://shutdowncommand.com/